Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Desember 2012

Penulisan Karya Ilmiah


Penulisan Karya Ilmiah

Kutipan : Pinjaman terdapat dari seseorang, baik yang berupa tulisan dalam buku, majalah, surat kabar, jurnal, maupun dalam bentuk lesan, seperti hasil pidato dan sebagainya.

Fungsi :        -Landasan Teori
                  
-Penguat pendapat penulis
                   -Penjelasan suatu uraian
                   -Bahan bukti untuk menunjang uraian


      A.     Mengutip
Ada 2 cara mengutip yaitu:
-Kutipan Langsung
-Kutipan tidak langsung

Kutipan Langsung
            Mengutip pendapat/buah pikiran orang lain seperti aslinya.
a.)    Kurang dari 40 kata
Merupakan bagian dari teks dan ditulis diantara tanda kutip (“...”) dengan diikuti nama pengarang, tahun dan halaman.
b.)    Lebih dari 40 kata
Ditulis terpisah dari teks yang mendahului dan dimulai pada ketukan ke-6 dari tepi kiri dengan spasi tunggal.

Kutipan tidak langsung
-Mengutip pendapat/buah pikiran orang lain dengan bahasa penulis  sendiri.
-Dalam kutipan ini telah terjadi perubahan bahasa dari aslinya dan diutamakan dengan gaya bahasa penulis.
-Untuk menunjukkan bahwa naskah tersebut kutipan, diikuti nama pengarang dan tahun.
            a.) Nama pengarang disebut terpadu dalam teks.
                        Contoh :
                        Nasution (2000:3), tidak menduga bahwa mahasiswa...

b.)    Nama pengarang disebut dalam tanda kurung
Contoh :
Mahasiswa semester kelima ternyata lebih aktif........ (Nasution, 2000:3)


B.      Daftar Rujukan (Referensi)
-Merupakan daftar acuan atau daftar rujukan yang dirujuk oleh penulis dalam karya tulis ilmiahnya
-Merupakan bagian dari sikap ilmiah
-Memerlukan kecermatan dan ketelitian

Membuat daftar pustaka berdasar format
Format Vancouver
-Menggunakan cara penomoran (pemberian angka) yang berurutan untuk menunjukkan rujukan pustaka (sitasi)
-Dalam daftar pustaka, pemunculan sumber rujukan dilakukan secara berurut menggunakan nomor sesuai kemunculannya sebagai sitasi dalam naskah tulisan
-Sistem ini beserta variasinya banyak digunakan dibidang kedokteran dan kesehatan.
Format Harvard
Sistem harvard menggunakan nama penulis dan tahun publikasi dengan urutan pemunculan berdasarkan nama penulis secara alfabetis. Publikasi dari penulis yang sama dan dalam tahun yang sama ditulis dengan cara menambahkan huruf a, b, atau c dan seterusnya tepat dibelakang tahun publikasi (baik penulisan dalam daftar pustaka maupun sitasi dalam naskah tuisan). Alamat internit ditulis menggunakan huruf miring.
Membuat daftar rujukan
Urutan penulisan rujukan adalah 
- Nama pengarang
- Tahun
- Judul
- Kota terbit
- Penerbit
- Bahasa Inggris ditulis miring
- Penulisan oengarang diawali nama keluarga
- Urutan penulisan dipisahkan dengan separator titik (.) atau koma (,)
Judul ditulis huruf miring atau garis bawah
- Pada daftar rujukan, rujukan ditulis untuk abjad nama pengarang
- Jarak antar rujukan 2 spasi, sedang antar baris dalam 1 rujukan 1 spasi

Contoh :
-Alenxander, Shirley.(1995).Teaching and learning on the world wide web (online).http:google(accessed 26 Feburary 2006)
-Habib, Akhmad.(1994). Manajemen Warna.Surabaya: Balai Pustaka
C.      Membuat tabel, grafik dan gambar
Tabel:
-          Sederhana dan dipusatkan pada satu ide pokok
-          Jika halaman lebih dari setengah halaman, ditempatkan pada halaman tersendiri
-          Diberi identitas (nomor dan nama) diatas tabel
-          Nomor tabel ditulis dengan angka arab
-          Jika tabel lebih dari satu halaman, kepala tabel harus diulang pada halaman selanjutnya
Grafik dan Gambar:
-          Sederhana dan dipusatkan pada satu ide pokok
-          Jika lebih dari setengah halaman, ditempatkan pada halaman tersendiri
-          Diberi identitas (nomor dan nama) dibawah grafik dan gambar
-          Nomor tabel ditulis dengan angka arab
-          Jika tabel lebih dari satu halaman, kepala tabel harus diulang pada halaman selanjutnya

Pertemuan 9, 13 November 2012

Paragraf / Alinea

- Satuan bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat
- Bagian wacana yang mengungkapkan satu pikiran yang lengkap

Fungsi :
-          Mengekspresikan gagasan tertulis kedalam serangkaian kalimat yang tersusun secara logis, satu (satu ide pokok) dan padu (antar kalimat memiliki paduan)
-          Menandai peralihan gagasan baru
-          Memudahkan pengorganisasian gagasan

Struktur Paragraf :
-          Kalimat topik atau pokok
-          Kalimat penjelas

Persyaratan :
-          Perlu kesatuan : Membicarakan satu gagasan
-          Perlu kepaduan : seluruh kalimat yang terkait, mendukung gagasan utamanya
-          Berguna untuk memudahkan dalam memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam suatu karangan

Kepaduan dapat dilakukan dengan cara :
-          Repetisi
-          Kata ganti atau frasa pengganti
-          Kata sambung dan frasa penghubung

Jenis Alinea:

*Menurut Kalimat Topiknya:                                           *Menurut sifat isinya
- Alinea deduktif                                                              – Alinea persuasif
- Alinea Induktif                                                               – Alinea argumentatif
- Alinea deduktif-induktif                                                 – Alinea naratif
- Alinea penuh kalimat topik                                           – Alinea deskriptif
- Alinea ekspositoris
*Menurut Fungsinya
- Alinea pembuka
- Alinea pengembang
- Alinea penutup

Alinea deduktif
- Kalimat utama terletak diawal
- Menyajikan pokok permasalahan terlebih dahulu (kalimat utama kemudian kalimat penjelas)
Alinea induktif
- Kalimat utama diakhir paragraf
- Urutan kalimat penjelas kemudian kalimat utama
- Kalimat “dengan demikian” dihilangkan
Alinea deduktif-induktif
- Diawal dan diakhir
Alinea persuasif
- Promosi sesuatu dengan mempengaruhi atau mengajak
Alinea argumentatif
- Membahas bukti atau alasan yang kuat, mendukung atau meyakinkan
Alinea naratif
- Menuturkan peristiwa atau keadaan dalam bentuk cerita
Alinea deskriptif
- Melukiskan atau menggambarkan sesuatu dengan bahasa
Alinea ekspositoris
- Memaparkan suatu fakta atau kejadian tertentu
Alinea Pembuka
- Untuk mengutarakan suatu aspek pokok pembicaraan dalam karangan

Difungsikan untuk:
-          Menghantarkan pokok pembicaraan
-          Menarik minat atau perhatian pembaca
-          Menyiapkan atau menata pikiran pembaca untuk mengetahui seluruh isi

Dapat dimanfaatkan :
-          Kutipan, peribahasa, anekdot
-          Uraian mengenai pentingnya pokok pembicaraan
-          Suatu tantangan atas pendapat seseorang
-          Uraian pengalaman pribadi
-          Uraian mengenai maksud dan tujuan penulisan
-          Sebuah pertanyaan

Alinea Pengembang
- Untuk mengembangkan pokok pembicaraan suatu karangan yang sebelumnya telah dirumuskan dalam alinea pembuka
Difungsikan untuk:
- Mengemukakan inti persoalan
- Memberi ilustrasi atau contoh
- Menjelaskan hal yang diuraikan pada alinea berikutnya
- meringkas alinea sebelumnya
- Mempersiapkan dasar atau landasan bagi simpulan

Alinea Penutup
-          Berisi simpulan bagian karangan
-          Dimaksudkan untuk mengakhiri karangan
-          Tidak boleh terlalu panjang
-          Harus berisi simpulan sementara atau simpulan akhiri sebagai cerminan inti karangan
-          Dapat menimbulkan kesan yang mendalam bagi pembaca

Pertemuan 10, 20 November 2012

Pengembangan Alinea

-          Metode definisi (adalah,….)
-          Metode proses (cara pertama,…)
-          Metode contoh (seperti,….)
-          Metode sebab-akibat / akibat- sebab
-          Metode umum-khusus / khusus-umum
-          Metode klasifikasi (besar – kecil, pertama – terakhir) harus urut
-          Metode perbandingan atau kontras
Topik
- Pokok pembicaraan atau pokok permasalahan
Ciri-ciri: Bersifat umum dan belum terurai
-  Harus sesuatu yang nyata dan tidak boleh abstrak
Syarat-syarat topik :
-   Menarik
-   Diketahui
-   Aktual
-   Bermanfaat : Ditinjau dari segi akademis dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan dapat berguna dalam kehidupan sehari-hari
-   Tidak terlalu baru tapi problematik
-   Terbatas atau tidak terlalu luas
Membatasi Topik
- Pembatasan topik akan membantu dalam berbagai hal:
-          Memungkinkan penulis penuh dengan keyakinan dan kepercayaan bahwa topik tersebut benar-benar diketahuinya
-          Memungkinkan penulis mengadakan penelitian lebih intensif mengenai masalahnya
- Cara membatasi sebuah topik dapat dilakukan dengan:
-          Tetapkanlah topik dalam kedudukan yang bebas atau pusat (contoh: komunikasi)
-          Ajukan pertanyaan apakah topik tersebut masih dapat dirinci, bila dapat tetapkanlah (contoh: komunikasi visual, komunikasi massa)
-          Tetapkanlah mana subtopik yang akan dipilih
-          Ajukan pertanyaan apakah subtopik yang dipilih masih dapat dirinci lebih lanjut

Tema
- Sudut karangan yang telah selesai
- Sudut proses penyusunan sebuah karangan

Tema adalah sesuatu yang telah diuraikan
*Dari Sudut Karangan yang Telah Selesai
Tema : Amanat utama yang disampaikan oleh penulis melalui karangannya
*Dari Sudut Proses Penyusunan Karangan
- Apa pokok pembicaraannya
- Apa tujuan atau tesis yang akan dicapai

Contoh:
Topik: Komunikasi Visual (bisa satu kata/frasa)
Tema: Komunikasi Visual dalam Televisi (tidak bisa dibuat frasa)

Syarat Tema yang Baik
-          Menarik perhatian penulis
-          Dikenal atau diketahui dengan baik
-          Bahan-bahannya dapat diperoleh
-          Memiliki batasan ruang lingkup

Judul
- Merupakan penjabaran atau perincian dari topik
- Bersifat lebih spesifik dan telah mengandung permasalahan yang lebih jelas atau lebih terarah
- Judul hendaknya dibuat dengan ringkas, padat dan menarik, mencerminkan isi atau tulisan yang dibahas

Syarat-Syarat Judul :
-          Asli
-          Relevan (sesuai isi)
-          Provokatif normatif (mengundang orang lain untuk membaca)
-          Singkat
-          Harus berbentuk frasa
-          Awal kata harus huruf kapital kecuali preposisi dan konjungsi
-          Tanpa tanda baca diakhir judul karangan
-          Menarik perhatian
-          Logis

Contoh:
 – Topik : Komunikasi Visual
-  Tema : Komunikasi Visual dalam Televisi
-  Judul : Persepsi Komunikasi Visual dalam Iklan Pasta Gigi

Kerangka Karangan
- Merupakan rencana teratur tentang pembagian dan penyusunan gagasan
- Berfungsi untuk mengarahkan
- Dibentuk dengan menggunakan sistem tanda atau kode tertentu

Macam kerangka karangan :
- Kerangka topik
- Kerangka kalimat
Kerangka Topik
- Terdiri atas kata, frasa dan klausa
- Tidak memerlukan tanda akhir titik karena tidak memerlukan kalimat lengkap
Kerangaka Kalimat
- Unsur-unsurnya berupa kalimat lengkap
- Bersifat resmi
- Memerlukan tanda akhir titik

Pertemuan 11, 27 November 2012

Catatan Kaki

Fungsi
-Menunjukkan sumber informasi bagi pernyataan ilmiah yang terdapat dalam tulisan ilmiah

Pemakaian
- Mendukung keabsahan penemuan atau pernyataan
- Referensi sidang yaitu petunjuk yang menyatakan pada bagian mana atau halaman berapa, hal yang sama dibahas didalam tulisan

Penomoran
- Menggunakan angka arab (1,2 dan seterusnya) dibagian belakang yang diberi catatan kaki dan ditulis dengan teknik superscripts

Penempatan
- Langsung dibelakag bagian yang diberi catatan kaki
- umumnya adalah meletakkan di bagian bawah halaman atau pada akhir bab

Ibid
- Singkatan dari ibidium = sama dengan diatas
- Ibid dipakai apabila kutipan diambil dari sumber yang sama dengan yang langsung mendahului (tidak disela oleh sumber lain), meskipun antara kedua kutipan itu terdapat beberapa halaman.
- Ibid tanpa nomor halaman dipakai bila bahan yang dikutip diambil dari nomor halaman yang sama.

Contoh:          
Ibid, h.98. (jika halaman berbeda)
Ibid. (jika halaman sama)

 Op.cit
- Singkatan dari opere citati = karya yang telah ditulis
- Dipakai untuk menunjuk kepada sumber yang telah disebut sebelumnya dengan lengkap tetapi telah diselingi oleh sumber lain, pemakaian op.ct harus diikuti nomor halaman yang berbeda.
- Jika dari seorang penulis telah disebut dua macam buku atau lebih, maka untuk mendhindari kekeliruan harus dijelaskan buku mana yang dimaksudkan dengan mencantumkan nama penulis diikuti angka romawi besar (I,II,III,…dst) pada “footnote” sesudah tahun penerbitan diantara tanda dua kurung

Contoh :
Sudargo Gautama I, op.cit, h.139

Loc.cit
- Singkatan dari luco citati = tempat yang telah dikutip
- Dipergunakan kalau menunjuk pada halaman yang sama dari suatu dengan lengkap, tetapi diselingi oleh sumber lain
- Nomor halaman ttidak dicantumkan dalam penggunaan loc.cit, oleh karena nomor halaman itu dengan sendirinya sama dengan nomor halaman dalam karya yang disebut sebelumnya

Contoh :
E. Utrecht, loc.cit. (jika tidak diselingi sumber lain maka akan menjadi “ibid”)





Selasa, 04 September 2012

Pengetahuan Dasar Komputer


Sejarah Komputer dan Perkembanganya – Sejak dahulu, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. Manusia juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu manusia dalam penghitungan dan pengolahan data supaya bisa mendapatkan hasil lebih cepat. Komputer yang kita temui saat ini adalah suatu evolusi panjang dari penemuan-penemuan manusia sejak dahulu kala berupa alat mekanik maupun elektronik
Saat ini komputer dan piranti pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar perhitungan matematik biasa. Diantaranya adalah sistem komputer di kassa supermarket yang mampu membaca kode barang belanja, sentral telepon yang menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang menghubungkan berbagai tempat di dunia.
Sejarah Komputer menurut periodenya adalah:
  • Alat Hitung Tradisional dan Kalkulator Mekanik
  • Komputer Generasi Pertama
  • Komputer Generasi Kedua
  • Komputer Generasi Ketiga
  • Komputer Generasi Keempat
  • Komputer Generasi Kelima

1. Komputer Generasi Pertama (1946­ – 1959)
Dengan terjadinya Perang Dunia II, negara­negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer.
Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer.
(1) Colassus
(2) Mark I
(3) ENIAC
(4) EDVAC
(5) UNIVAC I
Ciri komputer generasi pertama adalah:
- Penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar)
- Adanya silinder magnetik untuk penyimpanan data.
- Instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu.
- Setiap komputer memiliki program kode­biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya.
2. Komputer Generasi Kedua (1959­ – 1964)
Stretch dan LARC
Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery­ Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer­komputer ini,yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya.
Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan­singakatan untuk menggantikan kode biner.
Pada awal 1960­an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen­komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.
Ciri-ciri komputer pada generasi kedua:
- Penggunaan transistor sehingga ukurannya lebih kecil
- Adanya pengembangan memori inti­magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya
- Penggantian dari bahasa mesin menjadi bahasa Asembly
- Muncul bahasa pemrograman COBOL dan FORTRAN
3. Komputer Generasi Ketiga (1964­ – 1970)
Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian­bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa.
Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen­komponen ke dalam suatu chiptunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen­komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan system operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
Ciri-ciri komputer pada generasi ketiga:
- Penggunaan IC(Intregrated Circuit)
- Ukuran komputer menjadi lebih kecil
- Ditemukannya Sistem Operasi
4. Komputer Generasi Keempat (1979­ – sekarang)
Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen­komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980­ an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal. Ultra­Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer.
Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor.
Perkembangan yang demikian memungkinkan orang­orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan­perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahantahun 1970­an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer­komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980­an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.
Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).
IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan system grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.
Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat. Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara­ cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer­komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Komputer jaringan memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga local area network, LAN), atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.
Ciri-ciri komputer pada generasi keempat:
• Digunakannya LSI, VLSI, ULSI
• Digunakannya mikroprosesor
Banyak kemajuan di bidang disain komputer dan teknologi semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model von Neumann. Model von Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia.
CU (Control Unit)
Pengertian Control Unit
CU (control unit) adalah alat yang berfungsi sebagai unit control langsung dan menyelaraskan operasi-operasi dalam komputer (semua perangkat yang terpasang di komputer, mulai dari input device sampai output device). Dalam pengimplementasiannya, control unit dapat dibagi menjadi dua yaitu hardwired dan μprogrammed. Hardwired biasanya digunakan dalam arsitektur RISC, sedangkan untuk μprogrammed digunakan pada arsitektur CISC.
Pada hardwire implementation control unit sebagai combinational circuit yang dibuat berdasarkan control signal yang akan dikeluarkan. Jadi untuk setiap control signal memiliki rangkaian logika tertentu pada control unit yang dapat menghasilkan control signal yang dimaksud. Secara umum untuk metode ini digunakan PLA (programmable logic array) untuk merepresentasikan control signal.
Input Control Unit
Input untuk control unit yaitu IR, flags, clock, dan control bus signal. Flags dan control bus signal memiliki representasi secara langsung dan signifikan terhadap operasi bila dibandingkan dengan IR dan clock. Untuk IR sendiri, control unit akan menggunakan operation code yang terdapat di dalam IR. Setiap operation code menandakan setiap proses yang berbeda. Proses ini dapat disederhanakan dengan digunakannnya decoder, decoder memiliki n input dan 2n output yang akan merepresentasikan opcode. Jadi input dari IR akan diterjemahkan oleh decoder sebelum menjadi input ke control unit. Clock digunakan untuk mengukur urasi dai micro operation, untuk mengantisipasi propagasi sinyal yang dikirimkan melalui data paths dan rangkaian prosesor maka periode dari setiap clock seharusnya cukup besar. Untuk mengatasinya digunakan counter yang dapat memberikan clock input bagi control singnal yang berbeda, namun pada akhir instruction cycle, control unit harus mengembalikan ke counter untuk menginisialisasikan periode awal.
Cara Kerja Prosesor
Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama data tersebut diletakkan di RAM (melalui Input-storage); Apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Accumulator. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.
Tugas dari CU adalah sebagai berikut:
  1. Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.
  2. Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
  3. Mengambil data dari memori utama kalau diperlukan oleh proses.
  4. Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja.
  5. Menyimpan hasil proses ke memori utama.
Macam-macam CU
a. Single-Cycle CU
Proses di CUl ini hanya terjadi dalam satu clock cycle, artinya setiap instruksi ada pada satu cycle, maka dari itu tidak memerlukan state. Dengan demikian fungsi boolean masing-masing control line hanya merupakan fungsi dari opcode saja. Clock cycle harus mempunyai panjang yang sama untuk setiap jenis instruksi. Ada dua bagian pada unit kontrol ini, yaitu proses men-decode opcode untuk mengelompokkannya menjadi 4 macam instruksi (yaitu di gerbang AND), dan pemberian sinyal kontrol berdasarkan jenis instruksinya (yaitu gerbang OR). Keempat jenis instruksi adalah “R-format” (berhubungan dengan register), “lw” (membaca memori), “sw” (menulis ke memori), dan “beq” (branching). Sinyal kontrol yang dihasilkan bergantung pada jenis instruksinya. Misalnya jika melibatkan memori ”R-format” atau ”lw” maka akan sinyal ”Regwrite” akan aktif. Hal lain jika melibatkan memori “lw” atau “sw” maka akan diberi sinyal kontrol ke ALU, yaitu “ALUSrc”. Desain single-cycle ini lebih dapat bekerja dengan baik dan benar tetapi cycle ini tidak efisien.
b. Multi-Cycle CU
Berbeda dengan unit kontrol yang single-cycle, unit kontrol yang multi-cycle lebih memiliki banyak fungsi. Dengan memperhatikan state dan opcode, fungsi boolean dari masing-masing output control line dapat ditentukan. Masing-masingnya akan menjadi fungsi dari 10 buah input logic. Jadi akan terdapat banyak fungsi boolean, dan masing-masingnya tidak sederhana. Pada cycle ini, sinyal kontrol tidak lagi ditentukan dengan melihat pada bit-bit instruksinya. Bit-bit opcode memberitahukan operasi apa yang selanjutnya akan dijalankan CPU bukan instruksi cycle selanjutnya.

CPU (Central Processing Unit)

Central Processing Unit jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti Unit Pengolah Pusat. Di dalam CPU terdapat berbagai macam perangkat keras yang diperlukan untuk menjalankan komputer.
Bagian-bagian CPU (Central Processing Unit)
Ø  CD-ROM drive
Fungsinya adalah untuk membaca data dari sebuah Compact Disc (CD). ROM adalah singkatan dari Read Only Memory yang artinya penyimpan data yang hanya bisa dibaca.

Ø  Prosesor
Prosesor berfungsi untuk memproses semua perhitungan yang harus dilakukan oleh komputer. Kekuatan prosesor diukur dari frekuensinya, seperti 550 MHz (Mega Hertz) sampai saat ini sudah ada yang mencapai 1,4 GHz (Giga Hertz). Saat ini prosesor yang banyak digunakan adalah Intel, AMD dan IBM.

Ø  Memori
Memori dikenal juga dengan sebutan RAM (Random Acces Memory). Berfungsi untuk penyimpanan data sementara sewaktu digunakan oleh prosesor. Kecepatan membaca data RAM ini lebih cepat jika dibandingkan dengan Harddisk.

Ø  Kartu Grafis (VGA Card)
Kartu VGA (Video Graphic Adapter) berfungsi untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor. Untuk menggambar / design graphic ataupun untuk bermain game, kita perlu VGA yang tinggi kekuatannya.

Ø  Baterai CMOS
sebuah baterai yang digunakan oleh BIOS untuktetap aktif meski tanpa aliran listrik. Salah satu kegunaannya untuk mengaktifkan dan menjalankanfungsi jam, serta menyimpan setting BIOS, dan umumnya memakai baterai kancing (Baterai bulatyang pipih, diameter dan ketebalannya bervariasi.

Ø Hardisk
Sebagai penyimpanan data pada komputer, kapasitas yang benar tentu saja berpengaruh terhadap jumlah data yang dapat kita simpan, ditambah lagi buffer yang besar akan membantu kecepatantransfer baik antar hardisk ataupun untuk proses suatu program. Fungsi lain dari hardisk untuk  penyimapanan data yang bersifat mobile dengan sedikit penambahan casing pada hardisk laptop.

Ø Motherboard
Motherboard atau disebut juga dengan Papan Induk berfungsi untuk tempat semua alat utama CPU yang telah disebutkan di atas. Motherboard menghubungkan semua peralatan komputer dan membuatnya bekerja sama sehingga komputer berjalan dengan lancar.